Senin, 29 Oktober 2012

Mengapa Orang Kristen Harus Kaya / Makmur?( Bag.3 )

Seperti yang pernah penulis jelaskan sebelumnya bahwa ada 7 alasan mengapa orang Kristen harus kaya / makmur? Berikut ini kita bahas alasan ke 3.

Alasan ke 3 ( tiga )

Bulan kemarin kita membahasnya dari segi hukum, baik dari hukum pidana maupun perdata. Maka saat ini kita akan membahasnya  berdasarkan aspek moral. Aspek moral ini sangat berbahaya sebab dapat bersifat negatif yang menekan kejiwaan seseorang sehingga menjadikan rendah diri, stress dan kecenderungan melakukan kejahatan. Kenapa bisa terjadi seperti ini??? KEMISKINAN. Mari kita lihat akibat yang ditimbulkan oleh kemiskinan:
1.Dibenci dan dijauhi oleh teman-teman dan saudara-saudaranya
Juga oleh temannya orang miskin dibenci tetapi sahabat orang kaya banyak  (Amsal 14:20)
Kekayaan menambah banyak sahabat, tetapi orang miskin ditinggalkan sahabatnya ( Amsal 19:4)
Orang miskin dibenci oleh semua saudaranya, apalagi sahabat-sahabatnya, mereka menjauhi dia. Ia mengejar mereka, memanggil mereka tetapi mereka tidak adalagi  ( Amsal 19:7)



2. Ditindas dan tidak beroleh keadilan
Kalau engkau melihat dalam suatu daerah orang miskin ditindas dan hukum serta keadilan diperkosa, janganlah heran akan perkara itu ( Pengkhotbah 5:8)
......menindas orang sengsara dan miskin ( Yehezkiel 18:22 ; 22:29)

3. Dihina dan tidak diperdulikan ( rendah diri )
Orang miskin berbicara dengan memohon-mohon, tetapi orang kaya menjawab dengan kasar (Amsal 18:23)
Kataku:" Hikmat lebih baik daripada keperkasaan, tetapi hikmat orang miskin dihina dan perkataannya tidak didengar orang." ( Pengkhotbah 9:16)

4. Dikuasai dan diperbudak ( jadi ekor)
Orang kaya menguasai orang miskin, yang berhutang menjadi budak dari yang menghutangi        ( Amsal 22:7)

5. Mencuri dan menghina Tuhan (berbuat kejahatan)
kalau aku miskin, aku mencuri, dan mencemarkan nama Allahku (Amsal 30:9b)

Kesimpulan
Jadi jelaslah sudah bahwa kemiskinan membuat dibenci, ditindas, stress, jadi hamba, menyebabkan kejahatan.

Kesaksian
kemiskinan dapat menyebabkan kejadian seperti uraian di atas dan itu adalah fakta. Penulis mempunyai teman yang mengalami kerugian akibat salah investasi, yang menyebabkan ia bangkrut. Cari pertolongan kepada teman-temannya yang kebetulan mampu dan bisnisnya berhasil, namun tidak ada satupun yang perduli dan hanya memberi pemberian sekedarnya saja. Bahkan orang tua salah satu temannya meminta mengusirnya.

Lalu atas dasar apa Allah harus membuat kita kaya dan kaitannya dengan uraian di atas

Banyak sekali dasarnya. Yang jelas adalah karena "status Anak", ini yang kita bahas sedikit ( di lain waktu kita akan bahas status Anak dengan lebih detail sehingga memahami dengan baik )

Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru:" ya Abba, ya Bapa!" Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah ( Galatia 4:6-7)

Alkitab menjelaskan bahwa status kita orang percaya adalah anak, oleh karena itu kita memanggil Allah dengan sebutan Bapa. Jadi dalam hal ini Allah adalah Bapa kita. Tidak seperti agama lain yang memanggil allahnya adalah tuan dan menyebut dirinya adalah hamba. Status anak dan hamba jelas sangat berbeda sekali bagai bumi dan langit sebab:
Anak : berhak atas kekayaan Bapanya, menjadi Ahli Waris dan dapat meminta Bapanya atas kekayaan yang dimiliki Bapanya. 
Hamba : tidak berhak sedikitpun atas kekayaan Tuannya, jika hamba meminta sesuatu tentu harus dengan memohon. Dan permohonannya itu dapat dikabulkan atau tidak sama sekali karena hamba tidak dapat bagian dari kekayaan tuannya. Jadi dapat dikatakan : dikasih ya, syukur tidak dikasih ya syukur.

Harap diperhatikan : Permintaan yang dimaksud dalam hal ini adalah yang bersifat umum, jangan dibuat analogi yang kacau yang mungkin ada dalam pikiran pembaca. Jadi permintaan yang diajukan , misal:
Anak minta mobil maka Bapanya memberikan karena itu bagiannya sebagai ahli waris.
Hamba minta mobil maka Tuannya tidak akan mengabulkannya, kecuali dalam kondisi tertentu mungkin bisa saja. Tetapi penulis sendiri jarang melihat hamba ( misal : pembantu, buruh, karyawan biasa ) minta dibelikan mobil dikasih, yang ada juga demo minta gaji dinaikkan.
Jadi jelaslah sudah perbedaannya antara Anak dan Hamba.

Infotaiment
Beberapa waktu lalu penulis menonton TV ada artis Indonesia bekas istri siri penyanyi terkenal membeli tas wanita: Rp.900juta.
sama dengan 6 buah mobil Toyota Avanza ( @ Rp. 150 juta )

Juga ada artis Hollywood pemain spiderman memakai baju renang seharga US$ 535 ribu ( Kurs US $ 1 : Rp.9600 ) = Rp.5,14Miliar.


Permasalahan
Jika kita perhatikan hal di atas sungguh hal ini sangat ironis karena banyak / sebagian anak Tuhan hidup dalam kemiskinan dan untuk makan saja terkadang susah, sedangkan mereka yang notaben bukan anak Tuhan hidup dalam kelimpahan. Penulis menyadari bahwa di sisi lain banyak juga bukan anak Tuhan hidup dalam kemiskinan. Namun dalam pembahasan ini penulis tidak membahas tentang kemiskinan mereka yang di luar Kristus, sebab mereka hidup di bawah kutuk, juga status hamba jadi seperti penjelasan di atas di kasih syukur tidak ya syukur. 

Dalam hal ini penulis berpikir positif bahwa anak Tuhan hidup dengan baik tidak yang aneh-aneh. Jadi jika hidup dalam kesusahan, kemiskinan, atau pas-pasan perlu dipertanyakan ? Juga adalah suatu kejahatan jika Allah membiarkan kita orang percaya hidup dalam kondisi susah, miskin, pas-pasan, bukankah ini tidak benar sebab kalau kita baca infotaiment di atas adalah tidak masuk akal membeli sebuah tas hampir 1 Miliar dan pakaian renang 5 Miliar, padahal kita membutuhkan kendaraan dan tempat tinggal yang layak dan sangat ( baca: 100x ) dibutuhkan. Sedangkan pakaian atau tas sebentar juga rusak atau hilang jika tidak hati-hati.

Kesimpulan
Jadi kita orang percaya, anak-anak Tuhan dengan status yang kuat : Anak sudah seharusnya mendapat bagian yang terbaik dalam Tuhan Yesus, karena Ia telah mati bagi kita untuk lepaskan segala kutuk Kemiskinan.

Pernyataan Umum
Bapa kita yang secara daging jika kaya tidak akan membiarkan anak-anaknya hidup dalam kemiskinan, mereka membiayai kita dengan pendidikan yang terbaik, makanan yang bergizi, sandang yang bagus. Camkan  itu


Adalah kejahatan jika Allah: membiarkan kita, anak-anakNya hidup dalam kesusahan, kemiskinan, melarat, pas-pasan, minjam-minjam, numpang-numpang.

# Akar segala kejahatan adalah Kemiskinan # ( Robert T. Kiyosaki ) 

Kesimpulan Akhir 
Ada 7 alasan Mengapa Orang Kristen Harus Kaya / Makmur ? Penulis dalam hal ini hanya menulis sampai 3 bagian saja. Sebenarnya melalui 3 bagian dari 7 alasan Mengapa Orang Kristen Harus Kaya / Makmur? sudah cukup bagi Allah untuk bertindak dalam hidup kita Anak-anak Tuhan agar hidup dalam kelimpahan, kemakmuran, kekayaan saat ini juga, karena firman Tuhan sudah menjadi dasar yang kuat. Seperti ada tertulis : jika ada 2 atau 3 kesaksian maka sudah cukup dijadikan bukti.

Karena Kitab Suci berkata: "Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan.( Roma 10 : 11 )

Jadi jika kita Anak-anak Tuhan, jika hidup dalam kemiskinan, kesusahan, pas-pasan, minjam-minjam, numpang-numpang bukankah dipermalukan? sedang ayat di atas percaya kepada Yesus tidak akan dipermalukan? camkan ini.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Jadi orang miskin dilarang beragama kristen.