Senin, 25 Januari 2016

Belajar Dari Petrus 1

Shallom para pembaca semuanya. Judul ini sengaja penulis buat, karena ada banyak kisah tentang Petrus yang menarik untuk diangkat. Alkitab mengatakan bahwa Petrus bukan orang orang yang terpelajar namun sikap dan pikirannya seperti orang yang terpelajar. Hal ini dapat kita lihat dari ayat berikut : 

Yesus berkata kepada mereka : " Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia." Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia. ( Matius 4 : 19 - 20 ).


Ketika Yesus sedang berjalan menyusuri danau Galilea, Ia melihat Simon dan Andreas, saudara Simon. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. Yesus berkata kepada mereka :" Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia." Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia. ( Markus 1 : 18 - 20 ) 

Rabu, 20 Januari 2016

Trinitas 2

Shallom bagi para pembaca semuanya. pada tulisan ini kita akan meneruskan sambungan dari tulisan sebelumnya. Sebelumnya mari kita melihat ayat berikut ini :

Aku ( Yesus ) dan Bapa adalah satu. ( Yohanes 10 : 30 )     

Kata Yesus kepadanya : "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barang siapa melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata : Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. ( Yohanes 14 : 9 ) 

Kamis, 14 Januari 2016

Trinitas 1

Shallom bagi pembaca semuanya. Saat ini kita akan membahas tentang Trinitas. Sebenarnya istilah Trinitas tidak ada dalam Alkitab, namun karena dalam kekristenan ada hal yang membingungkan yaitu tentang Bapa, Anak dan Roh Kudus , dimana  dijelaskan 3 dalam 1 ( Three in One ) maka terbentuk istilah Trinitas. Kekristenan banyak diserang karena seakan-akan punya 3 Allah. Lalu Allah bisa ribut dengan Allah yang satunya karena ada tiga. Hal inilah yang membingungkan , bahkan hamba-hamba Tuhan kesulitan menjelaskan sehingga memakai perumpamaan yang sebenarnya tidak sesuai, misal : matahari ( matahari, cahaya, panas ) , air     ( cair, uap, beku ) dan konsep segitiga sama kaki ( salah satu sisi tidak bisa dilepas karena saling berkaitan ).
Memang penjelasan itu tidak ada salah namun kurang tepat, namanya juga usaha untuk menjelaskan. Namun Allah tidak bisa dijelaskan dengan otak manusia yang terbatas. Dan kita hanya dapat mengetahui dan menerima konsep tentang Allah sebatas mana Allah mau menyatakan dirinya pada kita yaitu melalui firmanNya yang tertulis dalam Alkitab, tapi lebih dari itu kita tidak dapat mengetahui.