Jumat, 27 November 2015

Siapakah Nama Allah Bag.1

Shallom. Saat ini kita akan membahas tentang nama Allah. Berkaitan dengan nama Allah, banyak orang yang tidak dapat memahaminya sehingga timbul banyak kerancuan dalam istilah nama. Untuk mempermudah pemahaman akan nama Allah maka penulis akan menulis dengan perbandingan sebagai berikut :
1. Common Name / General Name / Nama secara Umum
Maksud nama secara umum ini biasanya berkaitan dengan jenis, jabatan, dan lain-lain
Contoh : Allah, Manusia, Binatang, Tumbuh-tumbuhan, raja, presiden dan lain-lain.
2. Personal Name / Nama Pribadi
Maksudnya nama yang melekat pada pribadi tersebut. 
Contoh : manusia namanya Abraham, Ishak, Yakub.
              Ratu Inggris namanya Elizabeth II.

Senin, 26 Oktober 2015

Persepuluhan Bag.4

Shallom. Pada Tulisan Perpuluhan bagian 4 ini penulis akan mengakhirinya. Walaupun masih ada beberapa bagian lagi yang dapat diuraikan oleh penulis tapi penulis sudah bosan bahas tentang persepuluhan , karena banyak hal lain yang dapat dibahas Lagipula tulisan ini ingin memberi tahukan hal yang sebenarnya dalam persepuluhan di mana banyak pendeta2 atau hamba2 Tuhan sering menekan jemaat dalam sarana mencari uang namun pada kenyataan mereka sendiri tidak dapat membuktikan Firman Tuhan itu sendiri dalam hidupnya.

Orang Israel melakukan juga seperti kata Musa; mereka meminta dari orang Mesir barang-barang emas dan perak serta kain-kain. Dan TUHAN membuat orang Mesir bermurah hati terhadap bangsa itu, sehingga memenuhi permintaan mereka. Demikianlah mereka merampasi orang Mesir itu.Kemudian berangkatlah orang Israel dari Raamses ke Sukot, kira-kira enam ratus ribu orang laki-laki berjalan kaki, tidak termasuk anak-anak. Juga banyak orang dari berbagai-bagai bangsa turut dengan mereka; lagi sangat banyak ternak kambing domba dan lembu sapi. ( Keluaran 12 : 35 - 38 )

Selasa, 13 Oktober 2015

Persepuluhan Bag.3

Shallom. Sebenarnya apa yang ditulis di sini pada prinsipnya sama dengan tulisan-tulisan sebelumnya, yaitu bahwa persepuluhan hanya dapat dilakukan jika Tuhan memberkati kita dahulu, bukan sebaliknya kita memberi dahulu baru Tuhan berkati. Sebab dalam pemikiran penulis, Tuhan seperti ini sebenarnya Tuhan yang miskin, tidak punya modal, makanya Dia ( Tuhan ) menjalankan bisnis asuransi dimana Dia mengumpulkan dari semua umat satu persatu lalu diberikan kepada beberapa jemaat yang kredibel ( menurut pandangannya ) dari persembahan yang terkumpul tersebut dengan jumlah yang lebih banyak sebagai kesaksian ( palsu). 

Keesokan harinya pagi-pagi Yakub mengambil batu yang dipakainya sebagai alas kepala dan mendirikan itu menjadi tugu dan menuang minyak ke atasnya. Ia menamai tempat itu Betel; dahulu nama kota itu Lus. Lalu bernazarlah Yakub: "Jika Allah akan menyertai dan akan melindungi aku di jalan yang kutempuh ini, memberikan kepadaku roti untuk dimakan dan pakaian untuk dipakai, sehingga aku selamat kembali ke rumah ayahku, maka TUHAN akan menjadi Allahku. Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu."  ( Kejadian 28 : 18 - 21 )